Pemuda muslim produktif

Monday, 23 September 2019

Tentang hati, seperti apa sih laki-laki idaman perempuan sholihah?

Bismillah..
Semoga artikel sederhana ini bisa memberikan manfaat khususnya pagi penulis, mudah-mudahan Allah selalu membimbing kita kepada jalan-jalan yang senantiasa di ridhoinya,, amiin
Bicara mengenai lelaki idaman , pastilah semua perempuan menginginkan lelaki yang ganteng, kaya, mapan,memiliki jabatan yang tinggi,dll. Mungkin itu sedikit kiteria para wanita jaman skarang, tanpa ia sadari bahwa dari kriteria ini ada suatu kriteria yang sangatlah penting untuk disematkan bagi lelaki idaman yaitu adalah agama. Wanita sholihah mana yang tak menginginkan lelaki yang baik agamanya.
Teringat apa yang dipesankan oleh murrobi saya mengenai masalah calon suami, beliau memberikan nasihat bahwa jika kalau mencari calon suami utamakanlah agamanya,awalnya pun saya berfikir buat apasih harus agama yang diutamain mengapa tidaklah yang lain seperti hartanya, pekerjaannya. Beliau kalam bahwa jika kita mengutamakan agamanya adab akhlaknya maka  kewajiban nya menjadi seorang suami akan ia laksanakan. Karna bagi lelaki ynag memiliki agama yang baik adab akhlaknya baik menikah adalah sebuah ibadah, bukan hanya untuk menyalurkan nafsunya saja tapi bagaimana ia mencari ridho Allah.
Selain itu beliau juga menyampaikan janganlah khawatir engkau pada calon suamimu yang memiliki gaji minim bahkan ia tak punya pekerjaan. Beliaupun menyontohkan sendiri bagaimana beliau dulu menikahi hubabah dengan sederhana, dengan niat baik ingin mencari ridhonya Allah dengan bismillah beliau beranikan melamar hubabah walau tak memiliki pekerjaan. “ketika terucap ijab qobul maka malaikat malaikat Allah akan membukakan pintu pintu rezeki bagi mempelai berdua” tutur beliau. Beliau menanamkan sebuah keyakinan, jangan kau mnunda nunda niatan baik unuk menikah hanya karna kau menunggu lelakimu mapan tetapi menikahlah untuk menjadi mapan karna janji Allah itu pasti.
Beliau menceritakan dari awal mulanya beliau tak punya apa apa hidup sederhana dengan hubabah harus mengontrak sebuah rummah kecil akan tetapi semua terlewati dengan nikmat karena pada saat sudah menikah papun yang kita lakukan terhadap pasangan kta bernilai ibadah dihadapan Allah hingga sekecil apapun perbuatan itu.Mungkin itu yang menjadikan pelajaran bagi wanita akhir zaman seperti saya dimana saya harus  mengubah pola pikir saya bahwa harta, rupa itu adalah kriteria nomer kesekiaan yang utama adalah bagaimana agamanya , adab akhlaknya.
Sebagai wanita haruslah pandai pandai menjaga hati jangan mudah tertipu oleh janji manis  ikhwan yang ngomonngnya mau nikahin tapi ujungnya ninggalin, yang ngajakin taarufan tapi bermodus pacaran. Jangan pernah menjatuhkan hati terlebih dahulu, libatkan Allah dalam segalapengambilan keputusanmu termasuk menikah. Karna menikah bukanlah hal yang sebentar akan tetapi ini adalah sebuah ibadah terlama. “jangan pernah jatuhkan hatimu sebelum terucap ijab qobul dihadapan walimu”
Lelaki yang baik adalah ia yang dapat menerima kekuranganmu selayaknya dia bsa menerima kelebihanmu ia pasti juga akan menerima kekuranganmu. Akan ada lelaki yang tak memperdulikan kekurangan yang kau miliki ia pasti akan bersedia untuk menjadi pelengkapmu. Pilihlah lelaki yang seperti ituyang tak memperdulikan kekuranganmu karna baginya akan menjadi sebuah pahala jka a berhasil mendidik dan menjadi pelengkap kekuranganmu.
Beliaupun juga berpesan bahwa janganlah engkau (wanita) sibuk memikirkan jodoh tapi sibuklah dengan mencintai Allah dan Rasulnya, jika sudah sibuk dengan Allah maka Allah sendiri yang akan menggerakkan hati hambanya untuk mencintaimu. Walaupun engkau (wanita) hanya ada didalam rumah tak menampilkan dirimu dikhalayak umumkalau sudah tiba saatnya engkau dilamar maka akan ada seseornag yang mendatangimu entah bagaimanapun itu caranya.
Kini perbaikilah diri, tetaplah dijalannya Allah , kejjar cintanya Allah maka kau akan mudah mendapatkan cintanya makhluk. Tak usah resah tak usah gundah menunggu ia yang tak kunjung datang. Karna apa yang akan menjadi milikmu akan tetaplah sampai kepadamu bagaimanapun caranya serumit apapun caranya , bgtu pula sebaliknya yang bukan milikmu tak akan samapi kepadamu walaupun kau mencintainya. Pesan ini terkhusus untuk al faqirah. Jazzakumullah khairan katsir.

Writed by :

Nugra Heni From Solo jawa tengah
Sources of Picture:

Sunday, 11 August 2019

Bahaya sifat ujub atau bangga diri



Manusia adalah makhluk ciptaan Allah swt yang paling sempurna sebagaimana di dalam surah At-tiin Allah menyebutnya dengan  fi ahsani taqwiim sebaik-baiknya penciptaan. Manusia diberikan kebebasan untuk  memilih oleh Allah swt didunia ini, apakah memilih melakukan keta’atan ataukah melakukan kerusakan dan kedurhakaan terhadap Allah swt. Namun semua itu akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah swt. Bahkan setiap nafas yang kita hembuskan akan senantiasa dipertanyakan dan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah swt. Semoga kita tergolong orang-orang yang senantiasa mawas diri dalam bertindak.
Setan tidak henti-hentinya menggoda manusia untuk melakukan kemaksiatan dan kedurhakaan kepada Allah swt agar manusia jauh dari rahmat dan pertolongan Allah swt. Jika manusia itu lolos dari godaan dan rayuan kemaksiatan maka setan akan menggoda manusia dengan membisikan kedalam dadanya perasaan ujub dan sombong terhadap ibadah-ibadah yang dilakukan oleh manusia. Begitulah tabi’at setan tak pernah ridho dan rela melihat anak keturunan adam bahagia dan bertaqwa.
Bisikan setan kedalam dada manusia akan menjadikan manusia ujub terhadap ibadah-ibadah yang dilakukannya dan ini amatlah berbahaya karena akan merusak amal ibadah kita. ujub akan berefek pada menganggap remeh orang lain dan merasa dirinya paling baik ibadahnya. Sehingga seorang yang memiliki sifat ujub akan merasa jijik terhadap kemaksiatan atau aib orang lain. Padahal bisa jadi aib-aibnya jauh lebih busuk dari orang lain. Seuntai risalah dari pada perkataan Imam Malik mengatakan manusia itu merasa  jijik dan bau dengan kotoran orang lain tapi tidak dengan kotorannya sendiri padahal kotorannya sendiri di pegang-pegang nya setiap hari tetapi tidak merasakan bau dan jijik. Demikian  kecenderungan manusia jika aib itu ada pada diri orang lain dia akan merasa jijik dan menganggap orang lain hina. sedangkan aib-aib yang ada pada dirinya tidak pernah sedikitpun dia merasakan jijik dan merasa dirinya hina. Semoga kita tergolong orang-orang yang mendapatkan pertolongan Allah swt. Amiin.
Wallahu’alam Bishoab...

Penulis :
Nurdin

do'akan penulis semoga Allah jadikan insan yang senantiasa istiqomah dalam kebaikan..amiien

Wednesday, 3 July 2019

Mutiara Hikmah For today : Ilmu Padi semakin berisi semakin merunduk


Bismillah...
sudah lama rasanya admin gak update blog. malam ini dapat hidayah tergerak untuk menulis kembali..hehe
banyak hal yang bisa saya pelajari hari ini dimulai dari mendengar ceramah nya Kak Arry rahmawan di channel youtubenya beliau tentang mengapa sih kita harus hidup produktif,? kemudian  mengurusi surat-surat perizinan untuk kegiatan pengabdian masyarakat di Magetan, mengikuti  Bimbingan tugas akhir, menyebar undangan ke para pembina untuk menghadiri acara halal bihalal SDM IPTEK  acara pelepasan sekaligus penerimaan santri baru Pesma sdm iptek. dilanjutkan dengan belajar SCADA Supervisory Control And Data Acquisition komunikasi with PLC di malam harinya Bersama teman sekaligus sahabat ane Lutfi dari program study teknik otomasi.
banyak hal yang bisa ane petik dari pembelajaran SCADA, ya selain mengasyikan Belajar SCADA juga mengajari kita tentang kesabaran, ketelitian dan manajemen fokus. kalo menurut ane sih lumayan rumit ngoding-ngoding Visual basic komunikasi Sama PLC. tapi mau bagaimana lagi akhir-akhir ini ane mulai jatuh cinta pada PLC dan Aplikasi desktop.
mungkin dilain postingan ane mau bahas kenapa sih ane jatuh cinta sama PLC dan SCADA dan mau bersusah payah belajar SCADA. padahal dijurusan ane gak diajari sama skali materi scada, jadi ane harus lebih extra mengejar pengetahuan yang ketinggalan..hehe

Ya admin banyak mendengar cerita dari temen admin saat belajar SCADA secara private. bericara  tentang teknologi-teknolgi yang saat ini berkembang dengan pesatnya terutama di dunia industri. ditengah revolusi  industri 4.0 eranya informasi dalam genggaman dan Internet of things. banyak orang-orang hebat di luar sana yang memiliki sifat yang anggun dan rendah hati dan memiliki pengetahuan yang sangat luar biasa, lulusan luar negeri, proyeknya banyak pula, kaya  namun memilih kehidupan yang biasa-biasa saja tidak bergelimang harta dan kemewahan, dan mereka hidup dengan kesederhanaan..

pelajaran untuk hari ini..
jadilah seperti padi semakin dia berisi semakin dia merunduk..
lihatlah padi yang menjulang ke atas dia tidak ada isinya sama sekali...
namun orang-orang anggun selalu menghiasi dirinya dengan kerendahan hari dan semangat terus belajar tak kenal lelah...
jangan merasa sombong dan bangga diri dengan apa yang kita miliki saat ini. boleh jadi itu adalah ujian dari Alloh.. tetaplah rendah hati.. jangan merasa diri sudah pinta tapi harus pintar merasa.

Surabaya 03 Juli 2019
Nurdin
22.41 WB

Picture source :




Monday, 17 December 2018

SAJAK PALSU

Selamat pagi pak, selamat pagi bu, ucap anak sekolah
dengan sapaan palsu.
Lalu merekapun belajar
sejarah palsu dari buku-buku palsu.
Di akhir sekolah
mereka terperangah melihat hamparan nilai mereka
yang palsu.
Karena tak cukup nilai, maka berdatanganlah
mereka ke rumah-rumah bapak dan ibu guru
untuk menyerahkan amplop berisi perhatian
dan rasa hormat palsu.
Sambil tersipu palsu
dan membuat tolakan-tolakan palsu,
akhirnya pak guru
dan bu guru terima juga amplop itu sambil berjanji palsu
untuk mengubah nilai-nilai palsu dengan
nilai-nilai palsu yang baru.
Masa sekolah
demi masa sekolah berlalu, merekapun lahir
sebagai ekonom-ekonom palsu, ahli hukum palsu,
ahli pertanian palsu, insinyur palsu.
Sebagian menjadi guru, ilmuwan
atau seniman palsu.
Dengan gairah tinggi
mereka menghambur ke tengah pembangunan palsu
dengan ekonomi palsu sebagai panglima
palsu.
Mereka saksikan
ramainya perniagaan palsu dengan ekspor
dan impor palsu yang mengirim dan mendatangkan
berbagai barang kelontong kualitas palsu.
Dan bank-bank palsu
dengan giat menawarkan bonus
dan hadiah-hadiah palsu tapi diam-diam meminjam juga
pinjaman dengan ijin dan surat palsu kepada bank negeri
yang dijaga pejabat-pejabat palsu.
Masyarakat pun berniaga
dengan uang palsu yang dijamin devisa palsu.
Maka uang-uang asing menggertak dengan kurs palsu
sehingga semua blingsatan dan terperosok krisis
yang meruntuhkan pemerintahan palsu ke dalam
nasib buruk palsu.
Lalu orang-orang palsu
meneriakkan kegembiraan palsu
dan mendebatkan
gagasan-gagasan palsu
di tengah seminar
dan dialog-dialog palsu menyambut tibanya
demokrasi palsu
yang berkibar-kibar begitu nyaring
dan palsu.

Oleh : Agus R Sardjono

Friday, 14 December 2018

SETANGGUH AMR BIN ASH




            Adalah Amr bin Ash, siapa yang tak mengenal namanya, sosok Panglima perang tangguh sebagaimana Ali bin Abi Thalib dan beberapa sahabat lain. Ia tidak hanya seorang diplomat ulung sebagaimana Muawiyah. Tapi juga seorang negarawan yang pintar memerintah. Bahkan bentuk tubuh, cara berjalan dan bercakapnya, memberi isyarat bahwa ia diciptakan untuk menjadi amir atau penguasa. Hingga pernah diriwayatkan bahwa pada suatu hari Amirul Mukminin Umar bin Al-Khathab melihatnya datang. Ia tersenyum melihat caranya berjalan itu, kemudian beliau berkata, “Tidak pantas bagi Abu Abdillah( Amr bin Ash ) untuk berjalan di muka bumi kecuali sebagai amir.” Di samping itu ia juga memiliki sifat amanah, yang membuat Umar bin Al-Khathab seorang yang terkenal amat teliti dalam memilih gubernur-gubernurnya menetapkannya sebagai gubernur di Palestina dan Yordania, kemudian di Mesir selama hayatnya Al-Faruq. Amr bin Ash adalah seorang yang berpikiran tajam, cepat tanggap dan berpandangan jauh ke depan. Di samping itu ia juga seorang yang amat berani dan berkemauan keras dan cerdik.
Agama kita Islam yang mulia ini mempunyai perhatian yang sangat besar mengenai pertumbuhan dan perkembangan umatnya terkhusus pada para pemuda, karena merekalah yang akan menjadi tokoh di masa yang akan datang, yang akan menggantikan dan mewarisi tugas-tugas mulia kepada ummat ini.
            Kita sebagai kaum muda hendaknya memiliki sifat ksatria dan cerdas dalam menghadapi berbagai macam persoalan yang ada,  generasi muda di tuntut untuk selalu menjadi generasi ideal yang baik, terutama pemuda dan pemudi islam, karena siapa lagi yang akan meneruskan estapet pemerintahan bangsa indonesia selain para pemuda sekarang ini,  gak bisa dipungkiri bahwa negara kita sangat bisa dikuasai oleh orang-orang jahat.  yang mementingkan kepentingan pribadi dan golongan sementara kepentingan rakyat dia abaikan. Oleh sebab itu pemuda yang idealis dan visioner serta memiliki akhlakul karimah lah yang akan melawan semua ini, karena kebaikan yang tidak terstruktur akan dikalahkan oleh kejahatan yang terstruktur.
            Generasi tangguh dimasa kini adalah mereka yang mampu meneladani sifat-sifat rosulullah saw yang menjadi uswatun hasanah  dan mencontoh sikap dari pada sahabat nabi yang mulia ditengah keadaan zaman yang serba sulit, serba modern, zaman yang penuh fitnah seperti sekarang ini. Mereka lah pemuda tangguh akhir zaman yang dirindukan oleh Rosulullah saw. Tak terkecuali para pemuda terinspirasi dari sikap dan sepak terjang Amr bin Ash beliau adalah pemuda yang gagah, sholih dan Alim yang juga adalah seorang sahabat Rosulullah saw. Rosulullah saw bersabda “
إِنَّ عَمْرَو بْنَ العَاصِ مِنْ صَالحِي قُرَيْشٍ
“Sesungguhnya Amr bin al-Ash adalah di antara orang-orang yang baik dari kalangan Quraisy.” (HR. Tirmidzi dalam Sunan-nya no.3845).
            Sebagai umat islam hendaknya kita terinspirasi dari tokoh sahabat Amr Bin Ash ini, dalam menjalani aktivitas setiap hari.

source picture : http://aihanifah.com/kisah-sahabat-nabi-umar-bin-khattab/


Monday, 10 December 2018

DO’A ADALAH CARA EFEKTIF BERKOMUNIKASI DENGAN ALLAH SANG PENCIPTA






Doa adalah sesuatu yang sangat dianjurkan dalam agama islam doa sendiri adalah bentuk pengabdian seorang hamba kepada tuhannya, dan merupakan bentuk kepasrahan bahwasanya sebagai manusia status kita tidak lebih dari seorang hamba Allah, yang sepenuhnya atas kehendak dan kuasa Allah swt Secara bahasa, kata “doa” itu bermakna seruan, jadi berdoa itu artinya menyeru, menucap, memanggil. Sedangkan secara istilah “doa” adalah suatu permohonan atau permintaan dan ucapan kepada Allah SWT sebagai penguasa alam semesta, seperti contoh: meminta ampunan, pertolongan dari hal-hal yang ditakutkan, keselamatan hidup, ucapan rasa bersyukur, minta diberikan rizki yang halal dan ketetapan iman dan Islam, dan lain sebagainya. Imam at-Thaibi berpendapat bahwa yang dimaksud berdoa menurut beliau adalah memperlihatkan sikap berserah diri dan membutuhkan Allah SWT, karena tidak dianjurkan ibadah melainkan untuk berserah diri dan tunduk kepada Pencipta serta merasa butuh kepada Allah. Jadi doa adalah sebuah permohonan kepada Allah dan bentuk rasa membutuhkan-Nya.

Sejak kita duduk di bangku SD kita dibiasakan sejak dini untuk memulai semua kegiatan dengan berdo’a dan membaca bismillah saat akan mengawali sesuatu, kebiasaan berdoa sebelum belajar itu juga dibiasakan saat kita duduk di bangku SMP dan SMA terutama di Sekolah-sekolah yang notabenenya sekolah islam terpadu atau pun sekolah umum yang mayoritas muridnya adalah seorang muslim.

Belakangan ini dibangku kuliah pun banyak dosen yang menganjurkan berdoa sebelum mengawali kegiatan belajar, terlepas dari pembiasaan dan budaya ternyata doa sendiri memiki kekuatan yang  dahsyat, maka rugi sekali kalau kita tidak mau berdoa saat hendak memulai kuliah, karena Apa yang bisa dilakukan seorang dosen? Dia tidak bisa memberikan pemahaman kepada hati mahasiswanya akan tetapi semua itu terjadi karena kehendak Allah swt.

Allah swt berfirman dalam Al-quran surat Al-baqoroh ;117

Yang artinya

“Alloh Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya, “Jadilah!” lalu jadilah ia.” (QS. Al Baqoroh [2] : 117)

 Do’a itu bukan berarti menyuruh Allah swt Akan tetapi merupakan bentuk kepasrahan dan pengakuan kita sebagai hamba yang lemah dan tidak ada daya dan tidak ada upaya kecuali atas kehendak Allah swt.

Allah swt yang menyuruh kita berdoa dalam situasi dan kondisi apapun. Agar kita semakin dekat ke Allah dan butuh ke Allah sebagaimana firman Allah swt

 

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina”. (QS.  Al Mu’min [40]

Oleh karena itu kebiasaan dan budaya berdoa dikalangan remaja terutama dikalangan mahasiswa harus dijaga dan di jadikan budaya bukan hanya sebagai budaya akan tetapi sebagai kebutuhan untuk mendekatkan diri kepada robbnya dan menenangkan jiwa dan bathinnya. Karena kekuatan doa luar biasa karena doa bisa membelah lautan, doa bisa merubah nasib seseorang dan doa bisa menyeamatkan seseorang, apa lah lagi cita-cita kita. Tentu akan dipermudah oleh Allah swt. Selama kita mau berusaha dan istiqomah dalam memohon kepada sang pemilik segalanya.

 oleh : Hamba Dhoif 

Nurdin

 sumber gambar : https://islampraktis.com/2016/06/25/amalan-dan-doa-malam-al-qadar-khusus-malam-ke-21-ramadhan/


ISLAM SEBAGAI SOLUSI PROBLEMATIKA LGBT DAN HIV/AIDS



Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender atau yang lebih populer LGBT merupakan sekelompok manusia yang memiliki kelainan dalam orientasi seksual. Mereka melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis atau sering disebut Homoseksual jika sesama perempuan disebut Lesbian. Dikutip dari republika.com bahwasanya pada tahun 2009 kaum gay diindonesia mencapai 800 ribu jiwa, sementara menurut estimasi Kemenkes pada 2012, terdapat 1.095.970 LSL baik yang tampak maupun tidak. dan Lebih dari 5 % nya sekitar (66.180) mengidap HIV/AIDS. Sementara, badan PBB memprediksi jumlah LGBT jauh lebih banyak, yakni tiga juta jiwa pada 2011. 
Meningkatnya pengidap HIV/AIDS berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah LGBT menurut salah satu dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII) mengatakan bahwa Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) merupakan gaya hidup yang potensial menyebarkan infeksi penyakit HIV/AIDS. Menurutnya, kasus HIV/AIDS sudah mencapai angka 48.000 khusus untuk kasus yang baru. Dan  saat ini ada 600.000 orang yang terjangkit HIV/AIDS. Yang "50 persen dikarenakan homoseksual,"(Tribunnews.com). Lepas dari hal itu Belakang ini kita melihat dimedia-media bahwa kaum LGBT terang-terangan memperlihatkan exsistensi keberadaannya  terutama di acara televisi. bahkan lucu nya ada seseorang yang yang tak faham agama mengatakan Bahwa Alqur’an melegitimasi LGBT, “Astaghfirullah”. Semoga kita dijauhkan dari orang-orang fasik.
Sudah bukan menjadi rahasia umum bahwasanya PBB melalui UNDP menggentorkan dana sebesar 107 Miliar. Untuk indonesia, China, Thailad dan filipina Untuk mempromosikan LGBT. Mereka menginginkan Legalitasnya di Akui oleh negara. Seperti yang terjadi di negara-negara barat. Tentu hal ini menuai pro dan kontra dikalangan tokoh di negeri ini.  Lalu agaimana islam memandang fenomena LGBT ini?
Agama islam adalah Agama yang sempurna, Agama yang mengajarkan kasih sayang, toleransi  dan sangat menghargai perbedaan. Islam adalah Rahmatan lil a’alamin, rahmat bagi segenap alam semesta. Islam mengajarkan dan mengarahkan Aspek-aspek kehidupan manusia Agar senantiasa berakhlak mulia, Seimbang dalam menyikapi kehidupan dunia dan Akhirat serta  sejalan dengan fitrah manusia. 14 abad yang lalu Rosulullah Saw Lahir  dan kemudian di utus untuk membawa risalah kesucian, risalah yang mengantarkan ummat manusia dari masa kebodohan dan kegelapan  kepada masa yang mulia, masa yang terang benderang dan masa yang membawa kemajuan berfikir manusia menuju peradaban yang religius dan Berakhlak mulia. 14 abad yang lalu rasulullah saw diutus untuk menata kehidupan umat manusia.
Dalam Islam LGBT dikenal dengan dua istilah, yaitu Liwath (gay) dan Sihaaq (lesbian). Liwath (gay) adalah perbuatan yang dilakukan oleh laki-laki dengan cara memasukan dzakar (penis) atau kelaminnya  kedalam dubur laki-laki lain. Liwath adalah suatu kata (penamaan) yang dinisbatkan kepada kaumnya Luth ‘Alaihis salam, karena kaum Nabi Luth ‘Alaihis salam adalah kaum yang pertama kali melakukan perbuatan ini (Hukmu al-liwath wa al-Sihaaq, hal. 1). Allah SWT menamakan perbuatan ini dengan perbuatan yang keji (fahisy) dan melampui batas (musrifun). Sebagaimana Allah terangkan dalam al Quran: yang Artinya:
“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu. Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melampiaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, bahkan kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.” (TQS. Al ‘Araf: 80-81)
Sedangkan Sihaaq (lesbian) adalah hubungan cinta birahi antara sesama wanita dengan image dua orang wanita saling menggesek-gesekkan anggota tubuh (farji’)nya antara satu dengan yang lainnya, hingga keduanya merasakan kelezatan dalam berhubungan tersebut (Sayyid Sabiq, Fiqhu as-Sunnah, Juz 4/hal. 51). Rasulullah SAW berkata:

“Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki lain, dan jangan pula seorang wanita melihat aurat wanita lain. Dan janganlah seorang laki-laki memakai satu selimut dengan laki-laki lain, dan jangan pula seorang wanita memakai satu selimut dengan wanita lain”

Terhadap pelaku homoseks, Allah SWT dan Rasulullah SAW benar-benar melaknat perbuatan tersebut. Al Imam Abu Abdillah Adz-Dzahabiy -Rahimahullah- dalam Kitabnya “Al Kabair” [hal.40] telah memasukan homoseks sebagai dosa yang besar dan beliau berkata: “Sungguh Allah telah menyebutkan kepada kita kisah kaum Luth dalam beberapa tempat dalam Al Quran Al Aziz, Allah telah membinasakan mereka akibat perbuatan keji mereka. Kaum muslimin dan selain mereka dari kalangan pemeluk agama yang ada, bersepakat bahwa homoseks termasuk dosa besar”.
Hal ini ditunjukkan bagaimana Allah SWT menghukum kaum Nabi Luth yang melakukan penyimpangan dengan azab yang sangat besar dan dahsyat, membalikan tanah tempat tinggal mereka, dan diakhiri hujanan batu yang membumihanguskan mereka, sebagaimana dijelaskan dalam surat Al Hijr ayat 74:

“Maka kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras”

Secarah fitrah, manusia diciptakan oleh Allah SWT berikut dengan dorongan naluri dan jasmaninya. Salah satu dorongan naluri manusia adalah naluri untuk melestarikan keturunan yang diantara manifestasinya merupakan rasa cinta dan dorongan seksual antara lawan jenisnya.
Pandangan pria terhadap wanita begitupun pandangan wanita terhadap pria merupakan pandangan untuk melestarikan keturunan bukan pandangan seksual semata. Tujuan diciptakan naluri ini adalah untuk melestarikan keturunan dan hanya bisa dilakukan oleh pasangan suami isteri. Bagaimana jadinya jika naluri untuk melestarikan keturunan ini dilakukan dengan pasangan yang sesama jenis? Dari sini sudah sangat jelas bahwa homoseks sangat bertentangan dengan fitrah manusia.
Oleh karena itu, sudah dapat dipastikan akar masalah munculnya penyimpangan kaum LGBT ini adalah dikarenakan ideologi sekularisme yang dianut oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. Sekularisme adalah ideologi yang memisahkan antara agama dan kehidupan.
Masyarakat sekuler memandangan pria atau wanita hanya memiliki sebatas hubungan seksual semata.Oleh karena itu, mereka dengan sengaja menciptakan fakta-fakta yang menyimpang dari ajaran agama. 
Mereka menganggap tidak ada pemuasan naluri ini akan mengakibatkan bahaya pada manusia, baik itu secara fisik ataupun fisik. Tindakan tersebut menjadi suatu keharusan karena sudah menjadi bagian dari sitem dan gaya hidup mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak puas melampiaskan hasrat kepada lawan jenis, akhirnya pikiran liarnya berusaha untuk mencari kepuasan yang lainnya melalui hubungan seks sesama jenisnya bahkan dengan hewan sekalipun Hal ini merupakan kebebasan bagi mereka. Benarlah Allah SWT berfirman:
 “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.“ (TQS Al ‘Araf: 179). [1]

            Demikianlah islam mengatur aspek kehidupan manusia mulai dari kehidupan, pergaulan dan aturan-aturan yang menyangkut masalah batasan hubungan antara laki-laki dan perempuan. Dengan menjalankan syariat islam maka jumlah tidak akan pernah LGBT lahir kembalik ke muka bumi ini.

sumber gambar :
https://www.smartekselensia.net/membentengi-anak-dari-bahaya-lgbt/


Menghabiskan waktu dengan hal-hal yang Bermanfaat (Part – 1)

       Jika kita tidak disibukan dengan hal-hal positif, maka kita akan disibukan dengan hal-hal yang   negatif atau sesuatu yang sifanya si...